PromoDomino
SerbaQQ
HobiCasino
Home » , , , , » Cerita Dewasa Birahi Sex Dengan Istri Rekan Kerjaku

Cerita Dewasa Birahi Sex Dengan Istri Rekan Kerjaku

Written By Angela Chan on Selasa, 25 Juli 2017 | 12.33.00

Cerita Dewasa Birahi Sex Dengan Istri Rekan Kerjaku



CeritaDewasaKami - Perkenalakan namaku Panji, umurku saat ini 28 tahun. Aku sudah mempunyai istri dan juga seorang anak. Aku kerja disebuah perusahaan bidang advertasing terkenal dikotaku. Naaah sekarang aku akan menceritakan pengalaman pribadiku dengan seorang pegawai negri sipil yang dimana dia adlaah istri dari teman sekantorku sendiri. Aku sangat tidak menyangka, namun kalau keberuntungan yang datang padaku, apun tidak bisa menolak,hehe…. Beginilah pengalamanku….

Bermula dari libur panjang akhir tahun, kantor kerjaku mengadakan liburan. Karena kondisiku yang tidak meungkingkan untuk ikut liburan, maka akupun tidak ikut liburan. Sementara istri dan anak’ku pun liburan kali ini meninggalkanku dirumah sendirian karena mereka berdua pulang kerumah mertuaku di solo.

Pengalamanku ini terjadi ketika aku bangun tidur mengecek semua sosmed yang aku punya. Teman-temanku sudah banyak mengirimkan foto liburannya dan juga istri ku mengirimkan foto dengan anakku kalau dia sudah sampai disolo. Namun aku menemukan satu hal aneh saat aku mengecek pesan facebook’ku, namanya Sinta, umurnya sekitar 35 tahunan dan dia adalah seorang pegawai negri sipil yang dimana dia adalah istri teman sekantorku. Dia mengirimi aku sebuah chat,

“Eh, mas Panji pagi-pagi dah online aja,,katanya lagi sakit dan gak ikut wisata ya mas???” tanyanya

“Oh iya nih Tante, lagi meriang jadi gak bisa ikut wisata. Tapi Om Wawan ikut kan tante….?” Kataku

“Iya mas… suamiku ikut sama anak anak jadi aku dirumah sendirian donk… mas Panji gak liburan donk..?” tanyanya

“Enggak tante, enakan dirumah saja, bisa buat istirahat biar badan normal lagi, lagian anak istri juga ke rumah mertua.. “ jawabku

“Oh begitu yam as…. Udah aahhh mas gak enak kalo chat terus.. nanti istri mas Panji tahu kalo aku chat sama mas, malah bisa-bisa ngamuk ya mas.. hehhehe” Kata nya sambal ngasih emot senyum dan mata love

“Ya kalo gak ngomong ya gak bakal tau dan marah lah tante, kemana yuk ?” Aku mulai mencoba memancing
“Ayo aja lah kalo aku.. lagian aku juga udah selesei bersih-bersih rumah nih mas…kemana aja siap deeeh pokoknya” balasnya

Kamipun janjian dan aku bersedia menjemput tante Sinta di rumahnya dengan mobilku. Setelah sampai rumahnya, aku ngechat melalui facebook, karena aku gak enak kalau turun dari mobil, nanti ada tetangganya yang tahu. Karena pada saat itu banyak tetangganya yang berada di luar rumah.Cerita Dewasa

Akhirnya tante Sinta keluar rumah menggunakan dres warna merah dengan belahan dadanya yang lumayan panjang sehingga dadanya yang mulus terlihat jelas. Tante Sinta langsung masuk kedalam mobil.

“Sory ya… dandan sebentar tadi..” Katanya sambal menyilangkan kaki dan menepuk pundaku

“Oh gak papa kok tante… Cuma sebentar kok gak lama…” Kataku sambal melirih pahanya yang mulus

“Jangan panggil tante donk, Sinta gitu aja yach… eh ayo kita mau kemana…”tanyanya

“Oooh iya tante,,, eh maksudku Sinta….” Aku gugup karena nafsu tiba tiba menyelimutiku

Kemudian kulajukan mobilku tanpa tujuan, namun sebelumnya aku mengajak Sinbta untuk makan siang disebuah resto terkenal. Sebelum tiba kami diresto, aku pegang kantong celana belakangku dan ternyata aku lupa membawa dompet. Seketika itu juga aku bingung, aku gak enak kalau harus minta Sinta yang bayarin. Baru pergi seklai masak iya cwek yang bayarin, kan kau sebagai cowok malu. Lalu kuputuskan untuk balik kerumahku.

“Lho kok kesini mas? Mau ngapain?” Tanya Sinta

“Maaf Sin… dompetku ketinggalan… nunggu disini bentar ya.. aku ambil dulu….” Kataku

“Eeeeh.. aku boleh numpang pipis gak mas.. kebelet nih….” Kata Sinta

“Oh ya boleh donk..ayooo…” Kataku

Kemudian kubuka pintu rumahku dan aku memnberi tahu dimana letak kamar mandiku, dan Sinta pun langsung lari kekamar mandi. Aku pun menuju kamarku untuk mencari dompet yang aku lupa naruhnya. Aku terus mencari-cari dompetku namun beberapa saat Sinta masuk didalam kamarku dengan senyuman manisnya dan Sinta mendekatiku yang lagi duduk diatas ranjang.


“Kamar kamu rapi juga ya… cowok kok bisa serapi ini ya.. gak kaya suamiku yang gak peduli kalau kamar berantakan” Katanya sambal senyum

“Hayooo.. berantakan habis ngapain tante.. eh Sinta…” Kataku sambal menggoda

“Biasalah mas… ngapain lagi kalua gak habis tarung keringat” Katanya tak malu malu untuk ngobrol hal seperti itu. Akupun semakin memancingnya. Sampai sampai lupa kalau mau makan siang karena keasyikan ngobrol. 

Keenakan ngobrol Sinta pun dengan lantang dan gak malu-malu berbicara soal sex. Dia bercerita padaku kalau dia tidak pernah merasakan kepuasan saat berhubungan sex dengan suaminya karena p3nis suaminya yang kecil dan pendek. Suaminya juga gak tahan lama, karena barui sebentar berhubungan suaminya langsung ngecret. Aku pun menanggapinya dan saking asiknya tak kurasa duduk kita semakin dekat. Saat kulirik buah dada Sinta yang terlihat karena bajunya yang membelah sampai bawah dada, aku pun mulai bernafsu.

Buah dada Sinta yang menonjol keluar dan paha mulus Sinta yang menempel dipahaku membuat aku samakin nafsu dan aku nekat mendekati Sinta. Perlahan kudekatkan wajahku ke wajah Sinta. Kulihat Sinta agak ragu-ragu namun dia juga kulihat mendekatkan wajahnya padaku. Wangi tubuh Sinta membuat birahi nafsuku semakin naik, dan tanpa mendapat penolakan dari Sinta bibir kami saling bersentuhan, saling berciuman dan kamipun saling melumat.Cerita Ngentot

Kurasakan Sinta semkin bernafsu dan kurasakan keganasannya. Sinta melingkarkan tangannya dileherku dan dia mencium dan melutku dengan gansnya. Buah dadanya digesekkan di dadaku yang berbulu. Mendapat perlakuan seperti itu, aku pun merespon dengan kuturunkan lengan dres Sinta hingga terlihatlah Bra Sinta yang berwarna merah juga.

Sinta pun meresponku dengan cepat membuka dresnya dari lengannya hingga terlhatlah buah dada SInta yang sangat indah sekali. Lumayan besar, putih muluis dan sangat padat kencang sekali. Dengan masih tetap berciuman, tanganku mulai meremas buah dadanya, dan juga pantatnya yang sangat kenyal itu tak lepas dari remasanku. Sungguh tak kusangka wanita beranak 3 ini sungguh ganas sekali dalam bercinta.

Sintapun mulai menikmati permainan ini. Desahannya mulai keluar menimtai rangsangan dari remasanku dipantat dan juga buah dadanya. Lalu kubuka Bra merah Sinta, dan Sinta pun tanggap dengan masih mulutnya melumat bibirku, dia berdiri dan melepaskan celana dalam yang dia kenakan dan sekalian membuka dres yang masih menutupi sebagian tubuhnya itu.

Sinta hanya mendesah, dan Sinta langsung berbaring merebahkan dirinya. Aku pun langsung menindih dari atas tubuh Sinta yang putih mulus dengan buah dada yang putih mulus dan montok. bibirku langsung melumat puting susu Sinta, sambil kumainin dengan lidahku dan kucokot pelan. Sintapun semakin bergairah, segera kubuka celanaku, sekarang posisi kami sama-sama bugil. Sinta tiba tiba memintaku rebahan. Dengan dipenuhi nafsu birahi, Sinta langsung mengarahkan mulutnya ke p3nisku yang sudah tegang mengeras gagah perkasa.

“Aku suka p3nismu mas..gede banget….panjang lagi.. pasti bisa muasin aku niiiih…”katanya Sambil tersenyum dan mengocok p3nisku pelan pelan.

Aku hanya tersenyum sambil kupegang kepalanya sambil kuarahkan mulutnya untuk segera mengulum p3nisku yang sudah tak tahan lagi. Perlahan Sinta memasukan p3nisku ke dalam mulutnya. Awalnya dijilatin ujung p3nisku, perlahan masuk sedikit demi sedikit, Nindi mengulum pelan pelan. Dan memasukan seluruh batang p3nisku ke dalam mulutnya. Sumpah enak banget lalu dikocoknya sambil sesekali di remasnya buah zakarku.

“Aaaaccchhhhh…enak banget Sint… teruuusss Sint.… Ooouuuhhhh” celotehku

Sinta sempat melihat wajahku yang sudah sangat nafsu dan sambil tersenyum, kemudian Sinta perlahan-lahan menggesekan p3nisku ke bibir v4ginanya yang sudah basah akibat sudah terangsang dengan cepat. Perlahan kudorong pantatku agar p3nisku masuk ke dalam lobang v4ginanya.

“Aaaaaccchhhhh…… oooohhhhssssttttt…” Desah Sinta mengiringi masuknya semua batang p3nisku kedalam lobang v4gina Sinta.

Walaupun sudah beranak tiga, namun v4gina Sinta masih Peret sangat nikmat sekali. Kugenjot p3nisku dengan agak cepat. Sinta semakin mendesah tak karuan “Aaahhh..ssstttttt..mas..Pelan..pelan mas…Oouuuhhhh”.


Aku tak peduli dengan ucapan Sinta. Jeritan Sinta semakin lama malah membuatku semakin ganas untuk memompanya. Akhirnya semakin cepat ku pompa v4gina Sinta, Sinta mulai mengimbangi genjotanku. Kurasakan v4gina Sinta sudah penuh dengan cairan kenikmatan. Ternyata Nindi sudah orgasme dengan cepat.

Aku tundukan kepalaku ke dada Sintai, sambil kugigit-gigit putting susunya dan kuremas buah dada satunya. Sinta semakin melayang dan semakin binal. Desahannya semakin tak terkendali. Sinta sangat menikmati genjotan p3nisku yang mulai menghujam dalam-dalam v4ginanya hingga menyentuh dinding rahimnya.Cerita Seks

“Ayo…..teruuuss..Sint… goyang terus Sint…..enak banget nonok kamu Sint”. Selang beberapa saat kemudian Sinta mulai lemas. Namun desahan Sinta membuatku semakin mempercepat genjotanku.

“Keluarin di dalam aja mas….aku KB kok mas…Aaaaccchhh…..Uuucchhhh…Nikmat banget mas…” Pinta Sinta.

Terus kugenjot maju mundur masuk p3nisku div4ginanya. Sampe kurasa ada yang mau nyembur dari p3nisku kedua kalinya…..

Kuarahkan mulutku ke bibirnya. Kupeluk erat2 badanya, kurasa aku tak tahan lagi ingin mengeluarkan pejuhku. Akhirnya “Aaaaaacchhhh… aku keluar Sint….Ooouuuhhhhh…..” dan “Crooootttt……Croooottt…..Croooottt……Croooottt” kusemprotkan semua pejuhku kedalam v4gina Sinta yang sudah basahdan becek sekali karena sudah 4x orgasme.

Sambil kulumat bibirnya dan kuremas remas buah dadanya. Akhirnya akupun lemas terbaring diatas badan Sinta yang penuh dengan keringat. Akhirnya kamipun sama-sama merasakan kenikmatan yang tak akan kami lupakan. Aku tak peduli lagi kalau Sinta adalah istri teman kerjaku. Sungguh nikmat vagina tante Sinta pegawai negri sipil istri teman kerjaku satu ini.

Ceritadewasakami.com - Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Sex, Cerita Birahi, Cerita Mesum, Cerita Bokep, Cerita Panas, Cerita Seks, Cerita Bokep Indo

0 comments:

Posting Komentar