PromoDomino
SerbaQQ
HobiCasino

Polwan yang Seksi Dan Menggoda (Part 1) | CeritaDewasaKami

Written By Melisa Chen on Minggu, 02 Oktober 2016 | 10.59.00

Polwan yang Seksi Dan Menggoda (Part 1)




PROMODOMINO.COM | Agen Domino | Agen Domino99 | Domino Online | Agen Poker | Agen QQ | BandarQ Online


Pada saat itu, aku sedang mengendarai motor di jalan Soekarno-Hatta. Aku tidak memakai helm karena aku terburu-buru pergi ke tempat pacarku. Apesnya, aku dicegat sama polisi. Polisi itu naik mobil, tiba-tiba memotong jalanku, aku kaget hampir saja kutabrak mobil polisi itu.Agen Domino


Aku rem motorku, karena terjadi hentakkan, jadi tubuhku hilang keseimbangan lalu aku jatuh dari motorku. Aku terguling-guling di jalan. Tapi syukurlah hanya lecet biasa. Pada saat aku masih dalam keadaan telungkup, aku lihat pintu mobil polisi itu terbuka.Agen Domino99

Tapi anehnya, aku sepertinya kok melihat kaki seorang wanita. Kakinya yang putih mulus dan indah itu kini berada tepat di wajahku, kutegakkan kepalaku. Betapa kagetnya aku, mataku seperti melihat"hutan belantara"di antara kedua kaki yang jenjang itu.

Setelah kuperhatikan baik-baik, ternyata dia seorang polisi wanita, pangkatnya Letnan Dua dan di dada kirinya tertulis namanya, Linda. Dia sangat cantik dan ohh.., body-nya mirip gitar Spanyol. Aku jadi bengong, dan,"Plaaakkk..!"sebuah tamparan mendarat di pipiku."Hei, apa yang Kamu lihat..? Ayo sekarang serahkan SIM dan STNK cepet..!"bentaknya.Domino Online

Aku jadi kaget dan segera kuambil dompetku, lalu kuambil SIM dan STNK, lalu kuserahkan padanya. Sementara dia melihat suratku, aku pandangi lagi dia ohh.., betapa cantik polisi cewek ini. Aku duga umurnya paling masih sekitar 25 tahun, seumur dengan kakakku.

Samar-samar di dalam mobil ada cewek satu lagi, dia seumur dengannya tetapi pangkatnya lebih rendah, kalau tidak salah sersan dua. Kakinya putih tetapi tidak semulus polwan yang tadi. Lalu tanpa kusadari, Letnan Linda mengambil sesuatu dari dalam mobil, dia berjalan menuju hidung mobil, lalu dia membungkukkan badannya untuk menulis sesuatu.Agen Poker

Pada posisi nungging, aku lihat lagi body-nya yang wuih selangit deh... Tanpa kusadari,"adik kecilku"membengkak perlahan. Setelah itu dia tegakkan badannya, terus berkata,"Eee.. saudara Sony, Anda Kami tilang karena Anda tidak memakai helm dan ngebut.

Sidang akan dilaksanakan besok lusa. Jangan lupa Anda harus hadir di persidangan besok. Oke..?""Tapi Bu, besok lusa Saya tidak bisa hadir, soalnya pada hari itu Saya harus mengantar pacar yang akan diwisuda.Agen QQ

Jadi Saya minta tolong sama Ibu, bagaimana dech baiknya agar persoalan ini selesai..?"Lalu dia bilang,"Do you have some money..?""Aduh, maaf sekali Bu, Saya sama sekali tidak membawa uang sepeser pun."jawabku."Baiklah, kalau gitu SIM-mu Aku tahan untuk sementara.BandarQ Online

Tapi nanti malam Kamu harus pergi ke rumah Saya. Dan ingat..! Kamu harus datang sendiri. Oke..? Ini alamatku. Jangan lupa lho, Aku tunggu jam 19:00."Dia pergi sambil mengerdipkan matanya kepadaku. Aku kaget, tetapi happy banget, pokoknya senang dech. Aku sampai di rumahnya sekitar jam 19:00 dan langsung mengetuk pintu pagarnya yang sudah terkunci.

Tidak lama kemudian, Ibu Linda muncul dari dalam dan sudah tahu aku akan datang malam itu."Ayo Son.., masuk. Aku sudah lama nunggu lho, sampai basah dan bau keringat pantatku duduk terus dari tadi.."sapanya."Akkhh.. Ibu bisa saja..."jawabku."Sorry.., pintunya sudah digembok, soalnya Aku tinggal sendiri, jadi harus hati-hati."sambutnya.

"Oh.., jadi Ibu belum menikah too..? Sayang lho..! Wanita secantik Ibu ini belum menikah.."kataku merayu."Aaaa.. Kamu merayu ya..?"tanyanya."Enggak kok Bu, Saya berkata begitu karena memang kenyataannya begitu. Coba Ibu pikir, Ibu sudah mapan hidupnya, cantik luar-dalam, dan sebagainya dech..."jelasku."Ehhkk..

Aku cantik luar-dalam, apa maksud Kamu, Aku cantik luar-dalam..?"tanyanya lagi."Waduh.., gimana ya, malu Aku jadinya..?"jawabku."Kamu nggak perlu malu-malu mengatakannya, Kamu ingin SIM Kamu kembali nggak..?"ancamnya."Eee.. sekarang gini aja, Kamu udah punya pacar khan..? Sekarang Saya tanya, kenapa Kamu memilih dia jadi pacar Kamu..?"tanyanya lagi."Eee.. jujur aja Bu, dia itu orangnya cantik, baik, setia dan cinta sama Saya, that?s all.."

"Kalau seumpama Kamu disuruh milih antara Saya dan pacar Kamu, Kamu pilih Saya atau pacar Kamu sekarang..? Bandingkan aja dari segi fisik, Oke.. Saya atau Dia..?"tanyanya memojokkanku."Eeee... Anu.. anu... eee..,"aku dibuat bingung tidak karuan."Ayo.. jawab aja..! Kalau Kamu tidak jawab, SIM Kamu tidak kukembalikan lho..!"ancamnya lagi.

"Waduhhh.., gimana ya..? Ehmmm.., baiklah, Saya akan jawab sejujurnya. Saya tetap akan memilih pacar Saya sekarang."jawabku."Wow.., kalau begitu dia lebih cantik dan semok dong dari Saya..?"jawabnya lirih."Eeee.. bukan begitu Bu, Saya memilih pacar Saya walaupun Dia sebetulnya kalah cantik dari Ibu, dan segalanya dech..!"jawabku."Akhh... yang benar, jadi Aku lebih cantik dan semok dari Dia..?"tanyanya lagi."Jujur saja.., ya.. ya.. ya.."jawabku mantap."Ohhh..,

Aku jadi tersanjung dan terpikat dengan jawabanmu tadi..,"katanya girang,"Wah.. jadi lupa Aku, Kamu nonton TV aja dulu di ruang tengah, Aku mau ambil SIM Kamu di kamar.., Oke..?"pintanya. Lalu aku menuju ke ruang tengah, kuputar TV.

Secara tidak sengaja, aku melihat tumpukan VCD. Aku tertarik, lalu kulihat tumpukan VCD itu, lalu, ohhh astaga, ternyata tumpukan VCD itu semuanya film"XXX", aku terkejut sekali melihat tumpukan film"XXX"itu.

Sebelum aku melihat satu-persatu, terdengar bunyi pintu dibuka. Lalu, ohhh, aku terkejut lagi, Ibu Linda keluar dari kamarnya hanya menggenakan daster pink transparan, di balik dasternya itu, bentuk payudaranya terlihat jelas, terlebih lagi putting susunya yang menyembul bak gunung Semeru. Begitu ia keluar, mataku nyaris copot karena melotot, melihat tubuh Ibu Linda.

Dia membiarkan rambut panjangnya tergerai bebas."Kenapa..? Ayo duduk dulu..! Ini SIM Kamu.. Aku kembalikan.."katanya. Wajahku merah karena malu, karena Ibu Linda tersenyum saat pandanganku terarah ke buah dadanya."SIM Kamu, Aku kembalikan, tapi Kamu harus menolong Saya..!"Ibu Linda merapatkan duduknya di karpet ke tubuhku, aku jadi panas dingin dibuatnya.

"Sonnn..?"tegurnya ditengah-tengah keheninganku."Ada apa Bu..?"tubuhku bergetar ketika tangan Ibu Linda merangkulku, sementara tangannya yang lain mengusap-usap daerah"XXX"-ku."Tolong Ibu Linda ya..? Dan janji, Kamu harus janji untuk merahasiakan hal ini, kalau tidak aku DOR Kamu..!"pintanya manja."Tapi... Saya.., anu.., eee..""Kenapa..? Ooooo.. Kamu takut sama pacar Kamu ya..?"katanya manja.

Wajahku langsung saja merah mendengar perkataan Ibu Linda,"Iya Bu..."kataku lagi."Sekarang Kamu pilih disidang atau pacar Kamu..?"ancamnya. Dia kemudian duduk di pangkuanku. Bibir kami berdua kemudian saling berpagutan. Ibu Linda yang agresif karena haus akan kehangatan dan aku yang menurut saja, langsung bereaksi ketika tubuh hangat Ibu Linda menekan ke dadaku.Bersambung..


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ayo Gabung dan Dapatkan Bonus Referral senilai 10% - 20% dan Bonus Cashback 0.5% Hanya di 


WWW.PROMODOMINO.COM

------------------------------------------------------------------

Untuk Info Lebih Lanjut Bisa Hubungi Contact Dibawah Ini :

Pin BB : 7AB0D494
YM     : promodomino@yahoo.com
Wechat : promo_domino
Skype  : promodomino
facebook : Promodomino.com




Ceritadewasakami.com - Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Sex, Cerita Birahi, Cerita Mesum, Cerita Bokep, Cerita Panas, Cerita Seks, Cerita Bokep Indo

0 comments:

Posting Komentar