PromoDomino
SerbaQQ
HobiCasino

Muridku Pemuas Nafsu Seksku (Part 1) | CeritaDewasaKami

Written By Melisa Chen on Senin, 10 Oktober 2016 | 10.44.00

Muridku Pemuas Nafsu Seksku (Part 1)





PROMODOMINO.COM | Agen Domino | Agen Domino99 | Domino Online | Agen Poker | Agen QQ | BandarQ Online


Kata murid-muridku aku mengajar enak sekali, sehingga apa yang ku sampaikan mereka memahaminya, oleh karena itu banyak murid-muridku yang ngefan terhadapku. Salah seorang yang ngefan banget padaku namanya Melisa, luar biasa anak ini. Inginnya selalu saja ingin dekat denganku, ada saja alasannya untuk bisa berkomunikasi denganku. Sebagai seorang guru aku selalu berusaha menghindar darinya.Agen Domino


Suatu saat, akau tak dapat lagi menghindar dari Melisa, karena waktu itu aku mendapat tugas dari sekolah untuk mengajar bimbel bagi siswa/i kelas tiga. Aku selalu mengoreksi hasil post tes pada hari itu juga sebab jika aku mengoreksi di rumah pasti saja terganggu oleh anak-anakku. Ketika aku sedang asyik mengoreksi seorang diri di ruang guru, aku dikejutkan oleh kedatangan seorang murid wanitaku, Kiki namanya.Agen Domino99

“Belum selesai Pak ngoreksinya?”

“Eh Kiki, kamu koq belum pulang?” kataku.

“Mendung Pak saya takut kehujanan di jalan, dan juga nemenin Melisa, katanya ada perlu sama Bapak”.

“O, ya! Mana Melisanya?”.

“Itu Pak, sahut Kiki”

Kemudian aku persilakan masuk mereka berdua keruang guru yang sepi itu, karena hujanpun turun dengan lebatnya. Kami ngobrol-ngobrol bertiga, posisi duduk Melisa disebelah kananku sedang Kiki didepanku.Domino Online

Setelah cukup lama kami berbincang-bincang, Melisa mengatakan, “Pak boleh engga saya lihat nilai saya?” seraya mendekat padaku dengan cepat.

Aku katakan, “Ee jangan”, sambil aku ambil buku nilai di depanku dan ku angkat ke atas, tak disangka tak diduga Melisa berusaha mengambil buku nilai itu sebisanya hingga badannya menempel ke badanku oh.. oh, aku merasakan harum tubuhnya dan kenyalnya payudara Melisa yang baru tumbuh itu.Agen Poker

Wow dalam sekejap si iblis melupakanku bahwa aku seorang guru, aku mulai cari akal agar dapat dengan bebas melayani nafsu si Melisa.Bagai pucuk dicinta ulam tiba. Tiba-tiba Kiki pamit keluar ruangan, karena mungkin sudah berhasil tugasnya mengantarkan Melisa bertemu denganku.Agen QQ

Tinggallah kami berdua dalam ruang guru, Melisa yang sedari tadi dekat denganku itu makin mendekat, tanpa kusadari penisku tegak tak terkendali. Di satu kesempatan kupeluklah Melisa, dari belakang dan kukecup lehernya serta kuremas payudaranya yang baru tumbuh itu, dia menggelinjang kenikmatan, tak lama setelah itu terdengar langkah sepatu Kiki mendekat.BandarQ Online

Kami pun saling melepas peluk dan menjauh, sambil kukatakan “Nanti aku telepon kamu”. Melisa hanya mengangguk.Malam harinya sekitar pukul 20.00 aku telepon Melisa, kami berbincang-bincang, yang berakhir dengan ku tembaknya Melisa, dan ternyata itulah yang diharapkannya.

Giillaa, Melisa mendambakanku sebagai kekasihnya. Aku coba mengajaknya jalan pada hari minggu, karena kebetulan hari minggu itu aku mendapat tugas mencari villa disekitar puncak untuk acara organisasi sekolahku, dia pun menyetujuinya.

Sesuai janji minggu pagi-pagi sekali aku sudah berangkat, untuk bertemu Melisa disetasiun yang telah ditentukan. Kami berangkat menggunakan KA Jabotabek, ternyata Melisa begitu romantis sekali sepanjang perjalanan aku dipegangi, dan jika ada kesempatan ia memelukku, aduh! aku benar-benar tidak membayangkan sebelumnya punya pacar gelap seorang ABG cantik nan sensual (Seperti Nafa Urbach). Akhirnya sampailah kami ketempat yang dituju, setelah aku membooking villa yang kumaksud maka kami pun berniat pulang.

Namun kata Melisa, “Pak aku capek nih, istirahat dulu dong.”

“Wah dimana Mer?”

“Itu ada hotel” seraya menunjukan tangannya ke seberang jalan tempat kami berada.

Aku menjawab secepatnya, “OK, deh.”

Di dalam kamar hotel, aku sangat kikuk, tapi aku pikir ah masa kalah sama anak yang bedanya 20 tahun lebih muda dariku, aku berusah menenangkan diri, kemudian bersih-bersih badan. Melisa pun begitu.

Setelah itu kami ngobrol diatas tempat tidur sambil menonton televisi, seraya mulai tatap menatap, yang kemudian saling mendekat, saling membelai dan akhirnya ku kecup kening mary, selanjutnya kulumat bibirnya yang sensual itu dia pun membalasnya, ketika kurujak bibirnya tanganku bergrilya masuk kedalam kaosnya kucari puting susunya yang kecil itu kupilin perlahan-lahan teranya olehku badannya merinding sambil melenguh-lenguh suaranya.

Akhirnya kubuka kaosnya serta branya yang baru bernomor 34, begitu kubuka wow, pemandangan yang sangat indah, payudara kecil nan menantang dipuncaknya berwarna coklat muda dengan puting yang kecil, segera saja aku kulum puting kecil itu, rasanya akan kutelan saja payudaranya.

Dia menggelinjang-gelinjang kenikmatan, sejurus kemudian kubuka juga rok nya, mulai aku bergrilya kedaerah yang jauh dibawah sana, kuterobos celana dalamnya kuusap-usap bukit venusnya dengan rambut-rambut halus yang menambah betah tanganku disana.Bersambung..



--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ayo Gabung dan Dapatkan Bonus Referral senilai 10% - 20% dan Bonus Cashback 0.5% Hanya di 


WWW.PROMODOMINO.COM

------------------------------------------------------------------

Untuk Info Lebih Lanjut Bisa Hubungi Contact Dibawah Ini :

Pin BB : 7AB0D494
YM     : promodomino@yahoo.com
Wechat : promo_domino
Skype  : promodomino
facebook : Promodomino.com


Ceritadewasakami.com - Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Sex, Cerita Birahi, Cerita Mesum, Cerita Bokep, Cerita Panas, Cerita Seks, Cerita Bokep Indo

0 comments:

Posting Komentar