PromoDomino
SerbaQQ
HobiCasino

Darah Muda Lebih Menggoda (Part 1) | CeritaDewasaKami

Written By Melisa Chen on Selasa, 27 September 2016 | 11.10.00

Darah Muda Lebih Menggoda (Part 1)




PROMODOMINO.COM | Agen Domino | Agen Domino99 | Domino Online | Agen Poker | Agen QQ | BandarQ Online


Ini pengalamanku dengan anak kelas 6 SD. Aku tuh paling suka sama anak sekitar kelas 6 SD sampai 2 SMP. Kalau aku sendiri adalah mahasiswa tingkat satu di Bandung. Ceritanya pada waktu itu aku sedang jalan-jalan ke toko buku.Agen Domino


Aku sedang ingin cari buku komik. Pas sedang cari itu, aku melihat anak yang manis, yah.. pokoknya cute banget deh! Putih, dan karena baju yang dipakainya agak ketat, buah dadanya yang agak baru tumbuh itu sedikit menjiplak di bajunya, jadi kelihatan runcing begitu.Agen Domino99

Aku ajak kenalan saja dia, siapa tahu bisa dapat. Tidak usah aku kasih tahu proses kenalannya ya, soalnya.. ya gitu deh.. pokoknya akhirnya aku tahu itu anak kelas 6 SD dan aku tahu nomor teleponnya. Oh iya, namanya adalah Ima, aku jadi lumayan sering menelepon dia.Domino Online

Habis ternyata anaknya asyik juga. Kami sering ngobrol tentang Boys Band yang dia suka, (bukan berarti aku suka Boys Band, kebetulan adikku banyak tahu, jadi aku ikut-ikutan tahu).Aku sudah beberapa kali ajak dia jalan-jalan ke Mall, tapi jarang mau. Sepertinya tidak dibolehi sama ibunya.Agen Poker

Tapi akhirnya bisa juga. Sepertinya aku memang sedang falling in love sama si Rina. Setiap pulang sekolah, dia sering aku jemput, lucu deh, jadi seperti jemput adik sendiri, nanti aku dikira pembantu pribadinya sama temennya. Biarin deh, yang penting aku sayang sama Rina.Agen QQ

Nah, pada suatu hari waktu dia pulang sekolah, aku ajak saja ke rumahku. Ternyata dianya mau. Asyik, pikirku. Habis dia tidak pernah mau aku ajak ke rumahku. Dan pas ketika kuajak ke kamarku, dianya mau saja dan untung tidak ada yang melihatku bawa-bawa anak SD, kan malu juga kalau ketahuan punya cewek anak SD.BandarQ Online

Setelah beberapa kali aku ajak ke rumah, baru kali ini dia mau dan mau lagi ke kamar. Kan kalau di kamar suasananya jadi lebih romance dan tenang karena berdua saja. Di kamar kustel kaset West Life, khan lumayan lembut tuh musiknya. Dia suka banget sama itu Boys Band.

Pertama-tama kami ngobrol biasa tentang sekolahnya, guru-gurunya, temen-temennya, biasalah anak SD. Eh, kami akhirnya ngobrol tentang pacaran, aku tanya saja.

"Pacar kamu siapa sih..?" sambil senyum.

"Bukannya kamu.." jawabnya.

Waduh, nih anak SD polos amat.. tapi aku seneng sih, dia ngakuin aku.

"Iya nih Ma, aku sayang banget ama kamu," rayuku.

Dianya diam sambil menatapku malu. Waduh wajahnya itu lho, masih Fresh dan dia manis sekali.
 Tiba-tiba, gara-gara meliat parasnya yang cute itu, aku jadi ingin mencium bibirnya, tapi dia mau tidak ya?

"Sayang, kamu pernah ciuman belum?" tanyaku.

"Belum, tapi suka deh ngeliat orang ciuman di film-film," katanya.

"Mau nyobain tidak?" tanyaku, to the point saja.

Dia diam saja.

"Sama kamu? nggak ah, takut.. malu.." kata Rina.

"Nggak apa-apa lagi.." jawabku.

"Coba ya.. enak kok," kataku lagi.

"Coba deh merem!" kataku.

Dia mencoba merem, tapi melek lagi, takut katanya. Jantungnya terasa deg-degan, katanya.

"Santai saja, tidak usah tegang," kataku.

Dia mulai merem, perlahan aku dekati wajahnya, mulai terasa hembusan nafasnya. Lalu perlahan kusentuh bibirku dengan bibirnya. Ketika bibir kami mulai bersentuhan, bibirku mulai bermain di bibirnya, dia belum merespon.

Dia hanya membiarkan bibirku memainkan bibirnya, terasa sekali hembusan nafasnya, bibirnya yang begitu lembut tapi akhirnya dia juga mulai memainkan bibirnya. Sekitar lima menit kami berciuman. Nafas dia terengah-engah ketika selesai berciuman.

"Gimana enak tidak?" tanyaku. Dia cuma tersenyum malu-malu, "Mau lagi tidak? tapi sekarang lebih seru lagi, kumasukkan lidah ke mulut kamu, terus kamu nanti isep lidahku di dalem mulut kamu ya.. dan nanti gantian kamu yang masukin lidah ke mulutku, nanti kuisep," kata aku.

Dia merem lagi, aku dekati bibirku. Begitu kena bibirnya, langsung aku masukkan lidahku, dia langsung menghisap, ah enak, geli dan nikmat, terasa di mulut. Setelah itu dia masukkan lidahnya ke mulutku, kuhisap lidahnya lengkap beserta ludah yang ada di mulutnya.

Ketika sedang asyik berciuman itu, timbul ide nakal, aku mencoba meraba dadanya yang masih baru tumbuh. Ternyata dia tidak menolak, dia masih terus menikmati berciuman dengan aku. Aku masih terus meraba-meraba dadanya yang kalau dibilang sih masih kecil untuk ukuran buah dada, tapi aku suka sekali sama buah dada yang semacam itu, runcing dengan puting yang baru tumbuh. Bersambung..


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ayo Gabung dan Dapatkan Bonus Referral senilai 10% - 20% dan Bonus Cashback 0.5% Hanya di 


WWW.PROMODOMINO.COM

------------------------------------------------------------------

Untuk Info Lebih Lanjut Bisa Hubungi Contact Dibawah Ini :

Pin BB : 7AB0D494
YM     : promodomino@yahoo.com
Wechat : promo_domino
Skype  : promodomino
facebook : Promodomino.com




Ceritadewasakami.com - Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Sex, Cerita Birahi, Cerita Mesum, Cerita Bokep, Cerita Panas, Cerita Seks, Cerita Bokep Indo

0 comments:

Posting Komentar