PromoDomino
SerbaQQ
HobiCasino
KeranjangBokep
Layar Seks

Mertuaku Yang Sangat Brengsek (Part 3) | CeritaDewasaKami

Written By Melisa Chen on Senin, 22 Agustus 2016 | 14.37.00

Mertuaku Yang Sangat Brengsek (Part 3)


video




Sudah sekian lama dia menantikan sebuah persetubuhan yang panas, dan sekarang dia sedang dalam perjalanan 'memasuki' menantu perempuannya yang cantik. Dia menciumi lehernya saat menusukkan penisnya keluar masuk. Dia mulai meningkatkan kecepatannya, saat dia melepaskan branya.Agen Domino


Roni mencengkeram kedua payudara itu dan menghisap puting susunya seperti bayi. Perasaan ini tiba-tiba membawa Ester kembali pada kenyataan saat dia membuka matanya. Dia tidak bisa percaya apa yang dia lihat. Mertuanya sedang berada di atas tubuhnya, mendorong keluar masuk ke vaginanya dengan gerakan yang mantap, dan yang paling buruk dari semua itu, dia membiarkannya terjadi begitu saja.

Roni melihat matanya terbuka, maka dia memegang kaki Ester dan meletakkannya di atas bahunya dengan jari kakinya yang menunjuk lurus ke atas. Kini dia menyetubuhinya untuk segala miliknya yang berharga.Agen Domino99

"Oh tidak.. Hentikan.. Oh.. Tuhan.. Kita tidak boleh.. Tolong.. Oohh", Ester berteriak. Payudaranya terguncang seperti sebuah gempa bumi ketika Roni menyetubuhinya layaknya seekor binatang.

"Hentikan Pi.. Ini tidak benar.. Oohh Tuhan", Ester berteriak dengan pasrah.

Roni melambat, dia menunduk untuk mencium bibir Ester. Lutut Ester kini berada di sebelah kepalanya sendiri saat dia menemukan dirinya malah membalas ciuman Roni. Sesuatu telah mengambil alihnya.Domino Online

Lidah mereka kini mengembara di dalam mulut masing-masing ketika mereka saling memeluk dengan erat. Roni menambah lagi kecepatannya dan keluar masuk lebih cepat dari sebelumnya, Ester semakin menekan punggungnya.

Roni berguling dan Ester kini berada di atas, 'menunggangi' penis Roni.

"Oh Tuhan, Papi merobekku", kata Ester ketika dia meningkat gerakannya.

"Kamu sangat rapat, aku bertaruh Johan pasti kesulitan mengerjai kamu", jawabnya.

Ini adalah vagina paling rapat yang pernah Roni 'kerjai' setelah dia mengambil keperawanan isterinya. Dia meraih ke atas dan memegang payudaranya, meremasnya bersamaan lalu menghisap puting susunya lagi.Agen Poker

"Tolong jangan keluar di dalam.. Oohh.. Papi tidak boleh keluar di dalam".

Ester kini menghempaskan Roni jadi gila. Mereka terus seperti ini sampai Roni merasa dia akan orgasme. Dia mulai menggosok beberapa cairan di lubang pantat Ester. Dia kemudian menyuruh Ester untuk berdiri pada lututnya saat dia bergerak ke belakangnya, dengan penisnya mengarah pada lubang pantatnya.Agen QQ

"Tidak, punya Papi terlalu besar, aku belum pernah melakukan ini, Tolong Pi jangan", Ester mengiba berusaha untuk lolos.

Tetapi itu tidak cukup untuk Roni. Sambil memegangi pinggulnya, dengan satu dorongan besar dia melesakkan semuanya ke dalam pantat Ester.

"Oohh Tuhan", Ester menjerit, dia mencengkeram ujung tempat tidur dengan kedua tangannya.
Roni mencabut pelan-pelan dan kemudian mendorong lagi dengan cepat. Payudaranya tergantung bebas, tergguncang ketika Roni mengayun dengan irama mantap.BandarQ Online

"Oohh Papi bangsat".

"Aku tahu kamu suka ini", jawab Roni, dia mempercepat gerakannya.

Ester tidak bisa percaya dia sedang menikmati sedang 'dikerjai' pantatnya oleh mertuanya.

"Lebih keras", Ester berteriak, Roni memegang payudaranya dan mulai menyetubuhinya sekeras yang dia mampu. Ditariknya bahu Ester ke atas mendekat dengannya dan menghisapi lehernya.

"Aku akan keluar", teriak Roni.

"Tunggu aku ", jawabnya.

Roni menggunakan salah satu tangannya untuk menggosok vaginanya, dan kemudian dia memasukkan dua jari dan mulai mengerjai vaginanya. Ester menjerit dengan perasaan nikmat sekarang saat dalam waktu yang bersamaan telepon berbunyi. Ester menjatuhkan kepalanya ke bantal ketika Roni mengangkat telepon, dengan satu tangan masih menggosok vaginanya.

"Halo.. Johan.. Ya dia menyambutku dengan sangat baik.. Ya aku akan memanggilnya, tunggu", katanya saat dia menutup gagang telepon supaya Johan tidak bisa dengar suara jeritan orgasme istrinya.
Dia bisa merasakan jarinya dilumuri cairan Ester.

Dengan satu dorongan terakhir dia mulai menembakkan benihnya di dalam lubang pantat Ester. Semprotan demi semprotan menembak di dalam lubang pantat rapat Ester. Mereka berdua roboh ke tempat tidur, Roni di atas punggung Ester. Penisnya masih di dalam, satu tangan masih menggosok pelan vagina Ester yang terasa sakit, tangan yang lain meremas ringan payudaranya.

"Halo Johan", kata Ester mengangkat telepon.

"Tidak, kita belum banyak melakukan kegiatan.. Jangan cemaskan kami, hanya tolong usahakan pulang cepat.. Aku mencintaimu".

Dia menutup dan menjatuhkan telepon itu. Mereka berbaring di sana selama lima menitan, Roni masih di atas, nafas keduanya berangsur reda. Roni mencabut jarinya yang berlumuran sperma dan meletakkannya ke mulut Ester. Dia menghisapnya hingga kering, dan kemudian bangun.

"Aku pikir lebih baik Papi keluar", dia berkata dengan mata yang berkaca-kaca.

Dia berjalan sempoyongan ke arah kamar mandi itu. Rambutnya berantakan. Roni bisa melihat cairannya yang pelan-pelan menetes turun di pantatnya, dan menurun ke pahanya. The End..


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ayo Gabung dan Dapatkan Bonus Referral senilai 10% - 20% dan Bonus Cashback 0.3% - 0.5% Hanya di 


WWW.PROMODOMINO.COM

------------------------------------------------------------------

Untuk Info Lebih Lanjut Bisa Hubungi Contact Dibawah Ini :

Pin BB : 7AB0D494
YM     : promodomino@yahoo.com
Wechat : promo_domino
Skype  : promodomino
facebook : Promodomino.com


0 comments:

Posting Komentar