PromoDomino
SerbaQQ
HobiCasino
KeranjangBokep
Layar Seks

Rini Terperangkap Dalam Nafsu Birahi Seks ku (Part 1) | CeritaDewasaKami

Written By Melisa Chen on Jumat, 08 Juli 2016 | 23.16.00


video

Pagi itu wajah Rini, seorang aktivis LSM yang mendukung dan pro pada RUU APP terlihat tegang mendengar penuturan beberapa rekan rekannya mengenai maraknya website dan blog cabul di internet yang mengeksploitasi wanita, terutama anak sekolah, artis, bahkan foto foto di facebook pun bisa nyasar ke situs cabul.


Sebagai aktivis yang cukup senior, Rini sudah lama mendengar mengenai hal ini namun saat itu dia diberitahu bahwa semua foto dalam website tersebut merupakan foto-foto rekayasa kasar, Rini tidak tertarik untuk melihatnya.Agen Domino

Berbeda dengan berita yang disampaikan para rekannya ini yang mengatakan bahwa website-website cabul itu sekarang berisi foto-foto asli dan bukan rekayasa, bahkan yang membuat Rini sangat terkejut ketika mereka menyebutkan bahwa di antara foto-foto cabul dalam website itu terdapat beberapa foto cabul yang berwajah mirip dirinya.


Tentu saja gadis ini menyanggah keras foto-foto cabul tersebut sebagai foto-foto dirinya, hanya saja berita tersebut membuat Rini penasaran dengan website-website cabul tersebut. Terdorong ingin meng-cross check kebenaran berita tersebut, Rini kemudian meminta alamat website-website cabul yang dimaksud, ia pun mendapatkan sebuah site forum dan sebuah blog cabul yang isinya seks segala jenis.Agen Domino99

Jam di HP milik Rini menunjukkan pukul 13.00 lewat ketika ia berjalan keluar dari gerbang kampusnya. Sebagaimana niatnya tadi pagi, Rini yang masih tercatat sebagai mahasiswi di salah satu universitas di kota besar di Indonesia ini bermaksud singgah ke sebuah warnet.

Gadis berwajah keras ini memang bermaksud membuktikan berita yang dibawa rekannya tadi pagi. Rini sengaja memilih warnet yang mempunyai box tertutup untuk menghindari prasangka buruk orang lain terhadapnya. Sebagai seorang yang dikenal menentang segala bentuk pornografi tentunya Rini berusaha menjaga citra dirinya saat dia membuka website dan blog cabul yang dikatakan temannya tersebut.Domino Online


Boleh jadi orang lain akan mencemooh jika seorang seperti dirinya terlihat membuka website cabul dan porno.

“Ada yang kosong mas?” tanya Rini kepada operator warnet.

“Mmm…Nomor 10..mbak” jawab operator warnet tersebut yang sedikit terkejut melihat seorang wanita muncul dihadapannya.

Keberadaan Rini di warnet tersebut memang cukup menarik perhatian. Rini memang menggunakan jilbab agak panjang, tetapi karena payudaranya juga besar (kira2 34B), lekuk payudaranya tetap mudah terlihat dari balik jilbabnya. Apalagi jika dilihat dari samping, lekukan payudaranya akan lebih jelas terlihat.Agen Poker

Ditambah lagi rok yang Rini gunakan ternyata rok panjang yang sangat ketat sehingga lekuk pantat serta cetakan celana dalamnya juga mudah terlihat. Memang kontradiktif, mengingat rini menentang segala bentuk ekspos lekuk tubuh wanita, tetapi dia senang memakai busana yang ketat dan jelas menunjukkan lekuk-lekuk tubuhnya.

Cowok operator warnet sempat terpesona melihat keseksian Rini namun mengingat klo gadis ini adalah pelanggan baru membuatnya segan untuk berbuat lebih jauh. Walaupun ada rasa segan pada diri cowok operator warnet kepada Rini, namun mata cowok itu nyaris tak berkedip melihat goyangan pantat Rini ketika berjalan menuju box warnet nomor 10. Cowok itu menelan ludah membayangkan tubuh di balik pakaian yang dipakai gadis cantik ini.Agen QQ

Dalam box warnet no 10 yang tertutup itu, Rini mulai membuka beberapa alamat wabsite cabul yang didapatnya tadi pagi. Tak sampai lima menit kemudian, mata Rini yang lebar membelalak melihat website-website cabul tersebut. Wajahnya berubah merah padam menahan kemarahan dan rasa jijik melihat website serta weblog yang melecehkan perempuan secara seksual terutama segala hal yang berbau rape (perkosaan).

Beberapa cerita porno tentang gadis abg atau mahasiswi serta foto-foto yang mempertontonkan kemulusan tubuh perempuan seperti dirinya membuat Rini merasa terhina dan terlecehkan. Gadis ini juga merasa geram dan nyaris tidak percaya ketika kemudian dia mendapati beberapa foto cabul seorang wanita dengan wajah mirip dirinya sebagaimana laporan teman-teman dan juniornya.BandarQ Online

Tubuh gadis ini gemetar menahan kemarahan dan rasa tak percaya melihat pose-pose wanita yang berwajah mirip dirinya apalagi ditambah gambar dirinya yang jarang sekali ia posting di facebook bisa nyasar ke situs ini, sehingga seolah merupakan pembenaran bahwa dirinyalah yang ada di situs cabul tersebut. Tanpa sadar Rini yang dalam kesehariannya bertabiat lembut ini mengumpat karena kemarahannya melihat foto foto tersebut.

Melihat betapa gadis seperti dirinya dilecehkan dalam website tersebut, Rini terdorong untuk membuat laporan khusus mengenai hal ini. Rini berniat untuk melaporkan keberadaan website ini kepada pihak kepolisian agar pembuat situs ini ditangkap polisi.

Dengan flashdisk miliknya, Rini kemudian menyimpan puluhan cerita porno mengenai perkosaan serta gambar-gambar cabul yang terpampang, terutama foto-foto wanita yang mirip dengan dirinya. Satu persatu beberapa foto cabul dan cerita-cerita erotis mengenai akhwat berpindah ke flashdisknya yang berkapasitas 1 GB tersebut.

Rini adalah seorang gadis berusia 23 tahun yang baik baik serta tumbuh dalam lingkungan keluarga yang alim pula sehingga selain memiliki tabiat yang lembut, Rini juga jauh dari hal-hal porno atau cabul sejak kecil bahkan bagi dirinya hal-hal tersebut merupakan hal-hal yang tabu.

Namun siang ini, gadis ini terpaksa melihat hal-hal tabu tersebut untuk pertama kalinya sepanjang hidupnya. Awal mula, Rini memang sempat shock, bukan saja karena kemarahan yang dirasakannya namun juga karena dia tidak pernah melihat gambar-gambar cabul dan porno sebelumnya.

Pada mulanya memang Rini merasa jijik dan marah melihat website tersebut, namun semakin lama ia menjelajahi berbagai website dan blog cabul itu, rasa marah dan jijik yang dirasakan di menit-menit pertama berubah menjadi rasa malu. Wajah Rini yang lembut ini bersemu merah melihat foto-foto dalam website dan blog cabul tersebut, apalagi ketika dia melihat foto-foto wanita berjilbab yang berwajah mirip dirinya tengah mengulum batang penis laki-laki yang tegang.

Mata Rini yang lebar ini membelalak nyaris tak berkedip melihat foto-foto wanita yang tengah mengulum batang penis laki-laki itu. Mata Rini tak lagi memperhatikan wanita yang berwajah mirip dirinya namun matanya kini lekat melihat batang penis laki-laki yang tengah dikulum dan ada juga yang diremas oleh wanita itu.

Rini menggigit bibirnya kuat-kuat menahan debaran jantungnya yang berdegup kian kencang melihat urat-urat penis laki-laki yang menonjol dalam foto tersebut. Tubuh gadis ini gemetar ketika tanpa disadarinya dia mengkhayalkan dirinya yang mengulum penis laki-laki yang menggiurkan itu.

Seumur hidupnya, baru kali ini Rini melihat batang penis laki-laki walaupun hanya dalam foto, terlebih penis berukuran istimewa itu dalam keadaan tegang. Nafas Rini mulai memburu dan dia mulai merasakan denyutan-denyutan di bagian dalam kemaluannya yang terasa gatal sebagaimana layaknya wanita yang mulai terangsang birahi.

Rini memang seorang gadis baik baik dan selama ini jauh dari berbagai hal yang porno, namun Rini tetap seorang wanita normal yang mempunyai gairah terhadap lawan jenisnya. Rini yang telah berusia 23 tahun seringkali timbul gairah birahinya kepada lawan jenisnya secara alamiah Rini sering terangsang terhadap lawan jenisnya, namun apabila birahinya mulai terangsang, gadis ini segera menekannya dengan berbagai aktivitas.

Rini merasa dirinya mampu menjaga diri dan mengendalikan birahinya, tidak seperti beberapa rekan mahasiswa lainnya yang diketahuinya melampiaskan birahinya dengan bermasturbasi. Saat Rini menanyakan alasan mereka melakukan masturbasi, beberapa yang di antaranya adalah teman kostnya itu menjawab bahwa masturbasi lebih baik daripada ML sementara mereka masih belum berani menghadapi resikonya.

Kali ini birahi Rini juga merasa terangsang namun rangsangan itu bukan datang secara alamiah atau gangguan dari orang lain. Birahi gadis ini terusik karena perbuatan dirinya sendiri sehingga kali ini rini merasa kesulitan untuk mengendalikannya seperti biasanya. Kian lama birahinya semakin kuat membuat Rini melupakan doktrin moral yang selama ini dipeganginya dan keberadaannya sebagai salah seorang aktivis penentang pornografi dan pornoaksi.

Box warnet yang tertutup itu membuat Rini leluasa menjelajahi berbagai website erotis dan porno yang didapatinya dengan search engine Google, terutama yang menampilkan foto-foto laki-laki telanjang bulat dan mempertontonkan penis mereka yang tegang.

Nafsu birahi Rini yang mendorongnya tak lupa untuk menyimpan foto-foto tersebut ke dalam flash disk miliknya. Hampir satu jam kemudian wajah Rini yang tengah dilanda birahi sudah sangat memerah dan terlihat kontras dengan jilbab putih yang dipakainya. Bajunya tanpa disadari sudah kusut semua, karena sebelumnya ia tak mampu menahan tangannya untuk meremas remas bagian dadanya saat ia merasakan buah dada yang terbungkus BH berukuran 34B itu menjadi sangat kencang dan mengeras.

Satu jam lebih lamanya Rini dilanda birahi dalam box warnet bernomor 10 yang tertutup itu. Dalam keasyikan menjelajahi website-website porno tiba-tiba Rini dikejutkan bunyi pertanda SMS masuk di HP nya.

“Hmm..dari Fitri..” gumam Rini ketika melihat sms yang dikirim oleh salah seorang teman di tempat kostnya yang seluruh penghuninya adalah perempuan.

Isi sms itu mengabarkan bahwa salah seorang penghuni di tempat kost mereka terpergok menyimpan berbagai bacaan dan gambar porno di kamarnya dan juga kondom. Mendapat sms dari Fitri seperti itu, tubuh Rini gemetar. Gadis ini segera tersadar dari apa yang sedang dilakukannya di box warnet ini.

Akhirnya dengan perasaan kalut, Rini menutup seluruh website porno yang telah dikunjunginya dalam waktu satu jam lebih ini dan bermaksud segera angkat kaki dari warnet ini. Ketika seluruh windows website-website porno itu telah tertutup hingga tinggal tampilan dekstop yang terlihat di layar monitor, mata Rini melihat sebuah icon yang berjudul Koleksi Movie di layar monitor.

Tiba-tiba timbul keinginan Rini untuk mengkliknya sehingga dia menunda untuk segera keluar dari box warnet. Setelah ia mengklik dua kali icon tersebut, terpampanglah puluhan folder judul film yang tengah menjadi box office di layar monitor. Namun mata gadis berwajah cantik ini melihat salah satu folder berjudul IndoParadiso yang membuat dahinya berkerenyit heran.

Dengan diliputi rasa heran, Rini mengklik folder berjudul IndoParadiso itu yang sekejap kemudian terpampang 2 file film berukuran besar yang membuatnya semakin penasaran. Niatnya untuk keluar dari box warnet tertunda ketika rasa penasaran itu mendorongnya mengklik file film berjudul IndoParadiso yang berukuran lumayan besar.

“Ahh!”

Rini terpekik kaget ketika file film itu terbuka ternyata merupakan file film porno. Tubuh Rini seketika menjadi gemetar dan dadanya berdegup kencang. Setelah satu jam yang lalu ia browsing menjelajahi website-website porno yang menampilkan gambar-gambar porno yang tak bergerak, ternyata kini dia menemukan film yang menyuguhkan gambar cabul yang bergerak.

Kembali Rini terombang-ambing antara keinginan melihat dan rasa bersalah, akan tetapi nafsu birahi ternyata masih menguasainya membuat Rini kembali duduk dalam box warnet seperti semula. Matanya berbinar lebar menyaksikan film yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan akan dilihatnya.

Film lokal amatir produksi dalam negeri.

Rini kian tenggelam mengikuti jalan cerita film tersebut. Birahi Rini kian menguat ketika adegan percintaan pasangan dalam film itu dieksploitasi dengan detail. Gadis yang tengah dilanda birahi ini hanya terengah-engah menyaksikan adegan-adegan persetubuhan yang dimulai hanya 10 menit setelah film dimulai.

Puluhan menit berikutnya boleh dikatakan film itu dipenuhi adegan-adegan persetubuhan pria dan wanita degan detail dan close up, membuat rini yang menonton film tersebut hanya terengah-engah dalam birahi yang kian menggelegak. Ia kembali tenggelam dalam libidonya di depan monitor yang menayangkan film porno.

Kali ini Rini tidak hanya sekedar meremas buah dadanya sendiri, ia menyingkap roknya sampai pinggang sehingga terlihat sepasang pahanya yang padat dan mulus. Tak sekedar itu, namun ia juga menelusupkan tangannya ke balik celana dalam krem yang dipakainya, lantas dengan bernafsu jemari tangan Rini menggosok belahan kemaluannya yang kemerahan.

Gadis menawan ini ternyata mempunyai kemaluan yang indah, membukit putih mulus tanpa sehelai rambut kemaluan yang menghiasinya karena rajin dibersihkan. Bibir kemaluan Rini yang kemerahan kian terlihat memerah ketika tangannya menggosok-gosokkannya penuh nafsu birahi.

Di saat tangan kiri Rini mngggosok-gosok belahan kemaluannya, tangan kanannya segera menyusup ke balik BH berukuran 34B yang dipakainya. Rini mempunyai sepasang payudara montok membukit indah yang kini terasa kian mengeras. Birahinya telah demikian menggelegak ketika tangannya meremas-remas payudaranya sendiri sambil memelintir putting susunya. Entah darimana Rini belajar bermasturbasi padahal sebelumnya tidak pernah satu detikpun dia melakukan perbuatan masturbasi sebagaimana teman-teman lainnya.Bersambung..


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ayo Gabung dan Dapatkan Bonus Referral senilai 10% - 20% dan Bonus Cashback 0.3% - 0.5% Hanya di 


WWW.PROMODOMINO.COM

------------------------------------------------------------------

Untuk Info Lebih Lanjut Bisa Hubungi Contact Dibawah Ini :

Pin BB : 7AB0D494
YM     : promodomino@yahoo.com
Wechat : promo_domino
Skype  : promodomino
facebook : Promodomino.com


0 comments:

Posting Komentar