PromoDomino
SerbaQQ
HobiCasino

Main Adegan Panas Sama Kak Susi Yang Cantik (Part 4) | CeritaDewasaKami

Written By Melisa Chen on Kamis, 07 Juli 2016 | 04.07.00

Main Adegan Panas Sama Kak Susi Yang Cantik (Part 4) | CeritaDewasaKami



PROMODOMINO.COM | Agen Domino | Agen Domino99 | Domino Online | Agen Poker | Agen QQ | BandarQ Online


“Daripada nonton TV nggak jelas kayak gitu, mendingan main sama gue deh…” lanjutnya lagi yang kali ini berhasil mengalihkan perhatian gue.


Santi mendekati telinga gue lalu berbisik “Gue udah tahu semua kelakuan lu sama si Susi… Makanya gue juga mau ikutan…”

Karena masih belum percaya begitu saja, gue langsung melirik ke arah Kak Susi yang sedang tersenyum-senyum penuh arti. Tidak lama Santi membuka kaos oblong gue. Kemudian dibangunkannya gue dari kursi.Agen Domino

Setelahnya, dia mulai membuka celana gue hingga bugil seluruhnya.

“Kontol adik lu udah keras banget… Lumayan panjang juga yah buat anak seumuran dia… Pantesan aja lu doyan Ndah…” ujar Santi kepada kakak gue yang tanpa banyak basa-basi lagi langsung mengulum ****** di depannya.

“Ssssh… Aggghh… Aaaaghh…!!” gue mendesis nikmat.

Hingga pada akhirnya gue pun larut dalam permainan Santi.

“Ajak gue ke kamar lu Fan… Gue lagi pengen banget ngentot nih…” bisik santi.

Dengan tidak sabar gue lalu menggirjng Santi ke kamar. Sesampainya di sana, gue terus diserang bertubi-tubi oleh Santi di atas kasur. Ketika Santi ingin memasukan ****** gue ke memeknya, tiba-tiba Kak Susi masuk.Agen Domino99

“Eh… Tunggu…! Dasar udah pada gatel lu pada…” teriak kakak gue.

“Ganggu aja lu Ndah…! Gue udah berapa bulan nih nggak ngentot… Lah kalo lu baru juga berapa jam yang lalu ngentot ama cowok lu…” protes Santi kepada kakak gue.

Kak Susi hanya nyengir kuda. Dasar memang nih gue punya kakak model kayak begini.

“Oke… Gue paham deh… Sebenernya gini loh Fan… Kak Susi sengaja bawa Santi supaya lu bisa ngerasain yang namanya ngentot… Lagipula biar kita berdua nggak ngelakuin hal yang kayak dulu lagi… Gue takut aja ketauan sama Mama dan Papa…” terang Kak Susi panjang.Domino Online

Lalu kakak gue melanjutkan kalau gue sekarang belum bisa berjanji, maka acara ini akan dibatalkan. Dengan berat hati gue menyetujuinya. Lagipula gue kan pengen ngerasaain yang namanya ngentot memek cewek. Karena Kak Susi juga tidak pernah memberikan memeknya dimasuki oleh ****** gue.

Begitulah, ahirnya gue dan Santi ngentot di kamar ini. Sementara itu Kak Susi hanya jadi penonton saja sambil sesekali meremas payudaranya.Agen Poker

Santi terlihat sangat berpengalaman. Entah sudah berapa banyak jam terbangnya, hingga dia begitu mahir memuaskan nafsu birahi gue. Dalam permainan itu gue dan Santi masing-masing bisa orgasme hingga dua kali. Sebelum akhirnya istirahat makan dan menonton TV lagi.

Ketika jam sudah menunjukkan pukul 1 malam, Kak Susi terlihat mengantuk. Dia pun pamit untuk pergi tidur ke kamarnya. Beberapa saat kemudian gue yang sudah datang lagi birahinya, mengajak santi untuk menutup malam dengan satu permainan lagi. Namun ternyata Santi punya rencana lain. Dia ingin melakukan bertiga bersama Kak Susi.Agen QQ

Gue pun tentu saja setuju dengan niatnya. Santi kemudian mengeluarkan selembar dasi almamater dari dalam tas. Kami pun masuk ke dalam kamar kakak gue dalam keadaan bugil. Di dalam kamar, Kak Susi ternyata sudah tidur dengan pulas.

“Liat kakak lu tuh kecapean… Berapa ronde tadi siang dia ngentot ama pacarnya…” kata Santi pelan supaya tidak membuat kakak gue terbangun.

Gue diarahkan santi untuk memegang tangan kak Susi. Dengan beberapa gerakan saja tangan kak Susi sudah teringat ke atas dengan dasi. Kak Susi terbangun dan kaget melihat tangannya sudah terikat.BandarQ Online

“Hei…!! Apa-apan sih nih? Santi…! Irfan…! Lepasin gue dong…!” teriak Kak Susi sambil berusaha membuka ikatan pada tangannya.

“Udah deh… Nikmatin aja Ndah… Gue pengen buat lu orgasme…” jawab Santi dengan tenangnya.

“Ayo Fan kita mulai kerjain kakak lu…” lanjutnya sambil mengedipkan sebelah matanya.

Santi melepas bagian bawah pakaian Kak Susi. Celana pendek dan celana dalamnya dilemparkan jauh-jauh.

Sementara itu gue kebagian melepas kaos ketat dan bra milik Kak Susi. Tubuh kakak gue yang sudah telanjang bulat serta dalam keadaan terikat tidak berdaya sungguh terlihat sangat menggoda bagi siapapun yang menyaksikannya.

“Wow… Memek lu bagus banget Ndah…! Pantesan aja cowok lu demen banget ngentot…” puji Santi.

Tanpa berkata apa-apa lagi, Santi langsung menjilati memek Kak Susi. Sementara gue dapat bagian payudaranya. Sesekali kami saling bertukar posisi menggarap Kak Susi. Diam-diam ternyata kakak gue juga ikut menikmati. Apalagi ketika Santi memberikan memeknya ke arah wajah Kak Susi, denga sangat rakus dia menjilatinya. Begitu juga ketika gue menyuguhkan ****** gue, Kak Susi juga tidak menolak. Kakak gue yang cantik itu akhirnya mencapai orgasme dengan jilatan lidah santi pada memeknya.

Ikatan dasi Santi kemudian dilepas ketika permainan kami bertiga semakin panas, dan tidak ada lagi penolakan dari kakak gue. Santi kemudian menyusul mencapai orgasme dengan jilatan lidah Kak Susi. Sementara itu gue juga telah mencapai klimaks di dalam memek Santi. The End


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ayo Gabung dan Dapatkan Bonus Referral senilai 10% - 20% dan Bonus Cashback 0.3% - 0.5% Hanya di 


WWW.PROMODOMINO.COM

------------------------------------------------------------------

Untuk Info Lebih Lanjut Bisa Hubungi Contact Dibawah Ini :

Pin BB : 7AB0D494
YM     : promodomino@yahoo.com
Wechat : promo_domino
Skype  : promodomino
facebook : Promodomino.com


http://www.promodominoseo.com/promodomino-com-agen-domino-agen-domino99-domino-online-agen-poker-agen-qq-bandarq-online/

Ceritadewasakami.com - Cerita Dewasa, Cerita Ngentot, Cerita Sex, Cerita Birahi, Cerita Mesum, Cerita Bokep, Cerita Panas, Cerita Seks, Cerita Bokep Indo

0 comments:

Posting Komentar